Intensifkan Hafalan Al-Qur’an, 245 Siswa SMA Negeri 1 Padang Panjang Mengikuti Camp Tahfidz
Sebanyak 245 siswa angkatan XXV (AMERTA) SMA Negeri 1 Padang Panjang mengikuti kegiatan camp tahfidz yang dilaksanakan pada Selasa pagi, 20 Februari 2024 hingga Kamis siang, 22 Februari 2024 di Masjid Agung Manarul Ilmi Islamic Centre, Kota Padang Panjang. Camp tahfidz ke-XII memiliki kegiatan yang terdiri dari murojaah hafalan terbimbing dengan Murabbi, tahajjud dan witir bersama, serta pengujian hafalan rutin setiap harinya.
Kegiatan camp tahfidz ini ditujukan untuk mewujudkan visi sekolah yaitu religius dengan menciptakan siswa SMA Negeri 1 Padang Panjang sebagai insan cendekia yang dekat dan berpedoman Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Camp tahfidz ini dilaksanakan sebagai persiapan untuk wisuda tahfidz dengan mengusung tema “Ciptakan Perubahan bersama Al-Qur’an” yang akan dilaksanakan bersamaan dengan pelepasan siswa kelas 12 angkatan ke-XXV pada Kamis, 7 Maret 2024 mendatang.
Adapun kriteria yang dibutuhkan untuk mengikuti wisuda tahfidz yaitu syarat hafalan minimal 2 juz bagi siswa luar asrama dan minimal tiga juz untuk siswa asrama. Tak hanya berprestasi dalam bidang akademik saja, siswa SMANSA juga “berprestasi” dalam hafalan Al-Qur’an. Tak tanggung-tanggung, terdapat tiga siswa kelas 12 yang memiliki hafalan sebanyak 30 juz atas nama M. Rizki Fajri (XII MIPA 3), Rahmah Alifa (XII MIPA 3), dan Tasuse (XII MIPA 6).
“Alhamdulillah, selama berjalannya tiga hari camp tahfidz ini angkatan XXV terlihat antusias dan semangat untuk menuntaskan target hafalan sehingga kegiatan ini membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan dimana saat pengujian, siswa kelas XII mampu menyelesaikan dengan baik dan lancar tes kehafalan Qur’an yang diujikan tim penguji” ujar Ustadz Kasbi, S.PdI, S.Pd, M.Pd.Gr selaku penyelenggara camp tahfidz angkatan XXV. (22/2)
Menurut beliau, target dari pelaksanaan camp tahfidz ini sudah tercapai dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa karakter ber-Qur’an siswa SMA Negeri 1 Padang Panjang begitu melekat di masing-masing pribadi siswa SMANSA dan berperan aktif dalam menciptakan generasi perubahan yang berpedoman dan berprinsip teguh dengan Al-Qur’an sebagai wujud implementasi dari visi sekolah, yaitu religius
“Ustad berharap camp tahfidz ini dilaksanakan setiap semester untuk semua jenjang kelas, agar penguatan hafalan Al-Qur’an tidak di rapel ketika kelas XII saja, karena jika dirapel seperti ini kita khawatir akan kewalahan kelas XII karena banyaknya hafalan per juz yang akan dimurojaah” tambah Ustad Kasbi. (BIM)